Meluruskan Hakikat Ta'wil: Bantahan Terhadap Pengingkaran Sifat Allah Berdasarkan Manhaj Salaf
Sumber Agama Islam

Meluruskan Hakikat Ta'wil: Bantahan Terhadap Pengingkaran Sifat Allah Berdasarkan Manhaj Salaf

✍️ Abul 'Aliya Shilahul Hawa Al Amiry 📄 194 halaman 🏢 PTIQ AL FURQON
Rp 18.000 Hemat 91%
Rp 190.000
Format PDF, bisa dibaca di semua perangkat
Link download dikirim otomatis ke email
File terproteksi password pribadi

Deskripsi

Kitab ini merupakan ringkasan dan pilihan dari penjelasan ulama terkemuka, Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, yang disusun oleh Abu Al-Aliyah Salah Al-Hawa Al-Amiri (lahir 1967 M), seorang khadim di Institut (Ma'had) Al-Furqan, Malang, Jawa Timur, Indonesia.

Fokus utama karya ini adalah meruntuhkan "thagut" (kesesatan) pertama dalam akidah, yaitu metode ta'wil batil atau klaim bahwa dalil-dalil tekstual (Al-Qur'an dan Hadis) tidak memberikan keyakinan dalam menetapkan sifat-sifat Allah. Penulis menegaskan bahwa mengenal Allah melalui nama-nama, sifat, dan perbuatan-Nya sesuai dengan makna zahirnya merupakan kebutuhan manusia yang paling mendasar, melebihi kebutuhan terhadap hujan dan sinar matahari.

Buku ini menguraikan argumen secara sistematis melalui beberapa bab penting, antara lain:

  • Hakikat Ta'wil: Menjelaskan definisi ta'wil baik secara bahasa maupun istilah menurut para ulama tafsir, fukaha, ahli hadis, hingga penyimpangannya di mata kaum Mutakallimin (Jahmiyyah dan Mu'tazilah).

  • Kesepakatan Para Sahabat: Menunjukkan bukti bahwa para sahabat Nabi dan tabi'in tidak pernah berselisih mengenai ayat-ayat sifat Allah, melainkan menetapkan hakikat maknanya tanpa mempersoalkan kaifiyah (tata cara/bentuknya).

  • Bantahan Syubhat Jahmiyyah: Mematahkan argumentasi kaum ahli kalam yang memalingkan makna zahir sifat-sifat Allah—seperti sifat Wajah, Tangan, Mata, Betis, dan Istiwa di atas Arsy—menjadi makna kiasan seperti nikmat atau kekuasaan.

  • Kontradiksi Metode Khalaf: Membongkar kerancuan berpikir kelompok yang mengklaim bahwa jalan generasi belakangan (khalaf) lebih berilmu daripada jalan generasi terdahulu (salaf), yang justru berujung pada kebingungan dan pengosongan (ta'thil) terhadap sifat-sifat kesempurnaan Allah.

Melalui karya ini, ditegaskan kembali prinsip utama manhaj Salaf: menetapkan sifat-sifat Allah tanpa melakukan penyerupaan (tashbih) dengan makhluk, dan mensucikan Allah tanpa melakukan pengingkaran (ta'thil).

PenulisAbul 'Aliya Shilahul Hawa Al Amiry
PenerbitPTIQ AL FURQON
Jumlah Halaman194
FormatPDF (Digital)

Buku Terkait

Saran, masukan, bantuan & informasi