Sunnah Nabawiyah sebagai Sumber Hukum Islam: Kajian Ushul Fikih Mazhab Hanbali
Fikih Muamalah, Hukum Islam, dan Lembaga Keagamaan

Sunnah Nabawiyah sebagai Sumber Hukum Islam: Kajian Ushul Fikih Mazhab Hanbali

✍️ Abul 'Aliya Shilahul Hawa Al Amiry 📄 115 halaman 🏢 PTIQ AL FURQON
Rp 9.500 Hemat 91%
Rp 105.000
Format PDF, bisa dibaca di semua perangkat
Link download dikirim otomatis ke email
File terproteksi password pribadi

Deskripsi

Sinopsis

Banyak orang mengaku mengikuti Al-Qur'an, tetapi tidak menyadari bahwa cara memahami Al-Qur'an sendiri tidak mungkin dilepaskan dari Sunnah Nabi ﷺ.

Dalam risalah ini, penulis memaparkan bahwa otoritas Sunnah bukanlah hasil kesepakatan ulama belaka, melainkan perintah langsung dari Allah. Ketaatan kepada Rasul bukan sekadar pilihan spiritual, tetapi bagian dari ketaatan kepada Allah itu sendiri. Karena itulah para sahabat, tabi'in, dan imam-imam mujtahid selalu menjadikan Sunnah sebagai rujukan utama setelah Al-Qur'an.

Pembaca kemudian diajak memasuki dunia periwayatan hadis: bagaimana para ulama menilai kekuatan sebuah riwayat, membedakan antara khabar mutawatir dan ahad, memahami redaksi para perawi, hingga mengenali tingkat kepastian suatu berita yang dinisbatkan kepada Rasulullah ﷺ.

Yang menarik, kitab ini tidak hanya membela Sunnah dari kelompok yang menolaknya, tetapi juga menunjukkan bahwa seluruh generasi terbaik umat Islam sejak masa sahabat telah berijmak menjadikan Sunnah sebagai hujjah. Bahkan Abu Bakar dan Umar radhiyallahu 'anhuma selalu mencari jawaban dalam Sunnah ketika tidak menemukannya di dalam Al-Qur'an.

Melalui pembahasan yang padat dan argumentatif, pembaca akan memahami bahwa menjaga Sunnah bukan sekadar menjaga kumpulan hadis, melainkan menjaga fondasi syariat Islam itu sendiri.

Kutipan Mindblowing

"Barang siapa menaati Rasul, maka ia telah menaati Allah. Menolak Sunnah bukan sekadar menolak riwayat, tetapi menolak salah satu jalan yang Allah tetapkan untuk memahami agama-Nya."

Alternatif yang lebih menggugah:

"Al-Qur'an memerintahkan umat untuk mengikuti Rasul. Maka orang yang ingin mengambil Al-Qur'an namun meninggalkan Sunnah, sesungguhnya sedang memisahkan sesuatu yang sejak awal tidak pernah dipisahkan oleh Allah."
PenulisAbul 'Aliya Shilahul Hawa Al Amiry
PenerbitPTIQ AL FURQON
Jumlah Halaman115
FormatPDF (Digital)

Buku Terkait

Saran, masukan, bantuan & informasi